Text
Economics : pengantar mikro dan makro
BAB SATU. Ruang Lingkup Ilmu Ekonomi\r\n1.1. Pengertian Ekonomi, Ilmu Ekonomi dan Manfaat mempelajarinya\r\n1.2. Penggolongan dan Jenis Analisa dalam Ilmu Ekonomi \r\n1.3. Sifat, Metode Analisis dan Pernyataan dalam Teori Ekonomi\r\n1.4. Peranan Ilmu Lain dalam Ilmu Ekonomi \r\n1.5. Pola corak kegiatan dalam perekonomian\r\n1.6. Prinsip-prinsip Dasar Ekonomi dan 10 Elemen Utama Ilmu Ekonomi\r\n1.7. Peranan Ekonom (Ahli Ekonomi) dalam Pembangunan Ekonomi\r\n\r\nBAB DUA. Analisis Permintaan dan Penawaran-Keseimbangan Parsial dan Umum\r\n2.1. Analisis Permintaan Fungsional\r\n2.2. Analisis Penawaran\r\n2. 3 Analisis Permintaan Non-Fungsional\r\n\r\nBAB TIGA. Teori Elastisitas Permintaan dan Penawaran\r\n3.1. Elastisitas Permintaan\r\n3.2. Elastisitas Penawaran (Price Elasticity of Supply - Es) \r\n3.3. Aplikasi Elastisitas Permintaan dan Penawaran\r\n\r\nBAB EMPAT. Teori Nilai Guna\r\n4.1. Teori Nilai Guna Kardinal (TNGK)\r\n4.2. Teori Nilai Guna Ordinal (TNGO)\r\n4.3. Teori Preferensi yang Diungkapkan (Revealed Preference- RP)\r\n4.4. Teori Nilai Guna Syariah\r\n\r\nBAB LIMA. Teori Pilihan Produsen (Teori Produksi-1)\r\n5.1. Perusahaan\r\n5.2 Optimalisasi Produksi\r\n5.3. Pengertian dan Teori Produksi\r\n5.4. Optimalisasi Produksi\r\n\r\nBAB ENAM. Teori Optimalisasi Keuntungan Perusahaan (Teori Produksi-2) \r\n6.1. Teori Penerimaan dan Biaya Perusahaan\r\n6.2. Teori Keuntungan Perusahaan\r\n6.3. Elastisitas Keuntungan\r\n\r\nBAB TUJUH. Teori Pasar\r\n7.1. Persaingan Sempurna (Perfect Competition)\r\n7.2. Monopoli (Monopoly)\r\n7.3. Oligopoli\r\n\r\nBAB DELAPAN. Teori Eksternalitas dan Kebijakan Sektor Publik dan Barang Milik Bersama\r\n8.1. Pengertian Eksternalitas dan Kebijakan Publik\r\n8.2 Jenis-Jenis Barang\r\n8.3. Kebijakan Internalisasi Eksternalisasi\r\n8.4. Analisis Biaya Manfaat atas Pemanfaatan barang Publik dan Milik Bersama\r\n\r\nBAB SEMBILAN. Pengantar Ekonomi Makro\r\n9.1. Masalah dan Tujuan Kebijakan Ekonomi Makro \r\n9.2. Tujuan pembangunan Ekonomi Makro\r\n9.3. Empat Materi Ekonomi Makro Terpenting\r\n\r\nBAB SEPULUH. Teori Mashab Klasik dan Keynesian mengenai Penentu Tingkat Kegiatan Ekonomi Negara\r\n10.1. Mashab Klasik (dan Neo-Klasik)\r\n10.2. Teori Keynes (Keynesian dan New-Keynesian)\r\n\r\nBAB SEBELAS. Analisis Distribusi Pendapatan\r\n11.1. Gini Ratio (Indeks Gini) dan Kurva Lorenz\r\n11.2. Indeks Williamson\r\n\r\nBAB DUA BELAS. Kebijakan Stabilisasi \r\n12.1. Kebijakan Fiskal\r\n12.2. Kebijakan Moneter (Monetary Policy)\r\n12.3. Kebijakan Upah dan Pendapatan\r\n12.4. Kebijakan Industri dan Perdagangan (Kebijakan Struktural)\r\n\r\nBAB TIGA BELAS. Keseimbangan Pasar Uang dan Barang (Analisis IS-LM)\r\n13.1. Keseimbangan di Pasar Barang (IS) \r\n13.2. Keseimbangan di Pasar Uang (LM)\r\n13.3. Keseimbangan di pasar barang dan pasar uang (IS-LM)\r\n\r\nBAB EMPAT BELAS. Teori Ekonomi Moneter\r\n14.1. Uang (Money)\r\n14.2. Bank\r\n14.3. Teori Kuantitas Uang \r\n\r\nBAB LIMA BELAS. Teori Konsumsi, Tabungan, dan Investasi\r\n15.1. Teori Konsumsi dan Tabungan Rumah Tangga\r\n15.2. Teori Konsumsi dan Tabungan dari Milton Friedman \r\n15.3. Teori Konsumsi dan Tabungan dari Franco Modigliani\r\n15.4. Teori Konsumsi dan Tabungan Keynesian \r\n15.5. Teori Investasi\r\n\r\nBAB ENAM BELAS. Perdagangan dan Keuangan Internasional\r\n16.1. Perdagangan Luar Negeri\r\n16.2. Valuta Asing (Valas)\r\n\r\nBAB TUJUH BELAS. Pengertian dan Metode Perhitungan Pendapatan Nasional\r\n17.1. Pengertian Pendapatan Nasional\r\n17.2. Metode Perhitungan Pendapatan Nasional \r\n17.3. GNP, PN, Pendapatan pribadi & Pendapatan Disposible\r\n17.4. Perhitungan Pendapatan Nasional \r\n17.5. Perekonomian Tertutup Sederhana 2 Sektor\r\n17.6. Perekonomian Tiga(3) Sektor (Perekonomian dengan Kebijakan Fiskal)\r\n17.7. Perekonomian Terbuka (Perekonomian 4 Sektor)\r\n\r\nBAB DELAPAN BELAS. Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, dan Pengangguran\r\n18.1. Pertumbuhan Ekonomi (Economic Growth)\r\n18.2. Teori Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi\r\n18.3. Inflasi (Inflation)\r\n18.4. Pengangguran (Unemployment)\r\n18.5. Hubungan Pertumbuhan Ekonomi dengan Pengangguran\r\n18.6. Hubungan antara Inflasi dan Pengangguran
Tidak tersedia versi lain